Sabtu, 15 Agustus 2015
Rabu, 01 April 2015
Cara Belajar Membuat Paving
Paving atau biasa
disebut paving blok merupakan salah satu material bangunan yang digunakan untuk
lantai taman, jalan dan lainnya. Fungsi utama paving block adalah sebagai
lapisan permukaan tanah yang akan dipadatkan dengan menggunakan paving block
ini. Sesuai dengan namanya, paving block merupakan sebuah bagian yang berbentuk
block-block yang kemudian disusun sehingga menjadi lapisan permukaan tanah yang
luas sesuai dengan area yang diinginkan.
Pembuatan paving
blok saat ini ada tiga metode yaitu metode konfensional, metode semi modern dan
metode modern. Metode konfensional
merupakan sebuah metode yang banyak diterapkan dan paling banyak dijumpai di
beberapa daerah saat ini karena memang biaya peralatan tidak terlalu mahal dan
cara pengerjaan yang mengandalakan kecepatan serta kekuatan tenaga manusia
sehingga membuat metode konfensional ini banyak dilakukan dibeberapa daerah di
Indonesia.
Metode konfensional
hanya menggunakan alat cetak saja yang dilengkapi dengan alat pemukul seperti
tameng, berfungsi untuk memasukkan adukan dan memadatkan adukan ke dalam
cetakan paving block. Namun untuk metode yang mengarah di atas metode
konfensional sudah menggunakan sebuah mesin atau alat press untuk memadatkan
adukannya atau bahkan untuk alat mixer adukannya juga sudah bisa dikerjakan
secara mekanis. Sehingga tugas manusia
hanya menjadi operator mesin untuk mengontrol kerja mesin supaya sesuai dengan
jadwal yang diharapkan atau jumlah produksi yang di inginkan. Untuk mesin yang
semi moderen atau semi otomatis biasanya satu mesin dapat menghasilkan 800-2000
buah paving per hari. Jumlah produksi
paving bisa saja berbeda tergantung bentuk paving, karena masing-masing bentuk
memiliki ukuran yang berbeda dan kesulitan yang berbeda.
Namun pada kali
ini untuk memudahkan pemahaman tentang bagaimana cara mudah belajar membuat
paving maka metode yang diterapkan adalah metode konvensional dengan modal
utama alat cetak yang harganya berkisar antara 300 ribu – 500 ribu tergantung
bentuk dan bahan yang digunakan, kurang lebihnya harga alat dipasaran saat ini
berkisar demikian.
Langkah-langkah
yang dapat dilakukan yang antara lain :
1. Persiapan
:
-
Cetakan
(segi empat/segi enam/cacing/dll)
-
Pasir
kualitas baik
-
Pasir
ayakan
-
Semen
-
Abu
batu (bisa gunakan yang lain sesuai selera anda)
-
Air
2.
Pengerjaan :
a. Campurkan
semen dan pasir sesuai perbandingan adukan yang diingikan (7:1 , 4:1 atau x:x)
b. Aduk
campuran tersebut dengan menggunakan air secukupnya tapi jangan terlalu basah,
cobalah dengan genggam kuat adukan dengan tangan apakah sudah cukup tepat.
c. Campurkan
pasir ayakan dengan semen secukupnya saja kemudiah percikan air sedikit
secukupnya, aduk dengan sangat rata sampai campuran semen dan pasir halus
terlihat agak basah. (hal ini merupakan solusi untuk mengatasi adukan yang
lengket pada cetakan, karena hal ini merupakan masalah utama yang muncuk untuk
seorang pemula pencetak paving)
d. Gunakan
adukan “c” untuk lapisan atas adukan, jadi taburkan terlebih dahulu adukan “c”
baru kemudian adukan pasir biasa atau adukan “b” supaya tidak lengket.
e.
Padatkan
f. Cetak
Demikianlah cara mudah dan cepat membuat paving serta solusi mengatasi mencetak paving agar tidak lengket pada cetakan. Semoga bermanfaat untuk anda yang ingin mengembangkan usaha paving dan semoga sukses.
sumber : www.wartasaranaberita.com
www.PewarnaPaving.com
Label:
cara membuat paving,
produksi paving
Jumat, 09 Januari 2015
Perbandingan warna merah bayferrox lanxess
Mengetahui perbandingan warna Red 130M Lanxess Bayferrox Germany, Red 4130 Lanxess Bayferrox China, Red 03 Lanxess Germany, Red 129 Everbright China, Yellow 4920 Lanxess Bayferrox, dan Black 4330 Lanxess Bayferrox China.
Perbedaan warnanya bisa dilihat pada gambar diatas.
Call Us :
Dicky Fanani
Call / SMS / Whatsapp : 081.330.610.290
Office :
Dukuh Kupang Barat I Gang 3 No 2
Surabaya
Label:
Bayferrox,
Black 4330,
China,
Germany,
Lanxess,
Red 129 everbright,
Red 130M,
Red 4130,
Red R03,
Yellow 4920
Pewarna Pupuk NPK
UD Bintang Indonesia - Distributor pewarna pupuk NPK merah Ponska dan biru Mutiara. Kami menyediakan iron oxide red seperti Ponska, turquise blue seperti Mutiara, dan carbon black untuk Pupuk SP.
Kami sudah mengirimkan ke banyak daerah pusat-pusat pabrik pupuk NPK untuk mensuplai kebutuhan pewarna pupuknya. Seperti di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Medan, Padang, Kalimantan, dan Bali.
Call Us :
Dicky Fanani
Call / SMS / Whatsapp : 081330610290
Office :
Wisma Permai Tengah 1 No 31 Blok AA-27 Surabaya
Label:
biru,
Distributor,
Iron oxide,
merah,
Mutiara,
Ponska,
red,
turquise blue
Kamis, 13 Februari 2014
Iron Oxide adalah
Iron Oxide adalah bahan kimia anorganik yang digunakan untuk pewarnaan. Diantaranya untuk bahan baku utama warna cat, keramik, paving, genteng, pupuk NPK, jalan pedestrian, dll. Bentuk Iron Oxide adalah bubuk atau powder dengan kandungan Fe2O3 min. 95%.
Warna Iron oxide diantaranya warna merah (red), hitam (black), kuning (yellow), hijau (green), coklat (brown), biru (blue), oranye (orange).
Produksi Iron Oxide berasal dari beberapa negara seperti Indonesia, China, India dan Germany.
UD BINTANG INDONESIA
HP / WA : 081.330.610.290
Surabaya City, East Java, Indonesia
Warna Iron oxide diantaranya warna merah (red), hitam (black), kuning (yellow), hijau (green), coklat (brown), biru (blue), oranye (orange).
Produksi Iron Oxide berasal dari beberapa negara seperti Indonesia, China, India dan Germany.
UD BINTANG INDONESIA
HP / WA : 081.330.610.290
Surabaya City, East Java, Indonesia
Selasa, 21 Januari 2014
Bahan dan Cara Pembuatan Paving | UD BINTANG INDONESIA
- Bahan baku paving block yang
utama adalah pasir dengan gradasi baik dan semen sebagai bahan pengikat.
- Komposisi dari adukan yang umum
dipakai (semen : pasir) adalah : 1 : 3 ; 1 : 4 ; 1 : 5 bahkan lebih sesuai
dengan mutu yang diinginkan.
- Disamping itu dapat ditambahkan
bahan substitusi lainnya seperti abu batu, abu terbang, kapur dan bahan
lainnya yang dapat memperbaiki mutu dari paving block tersebut.
- Paving block dapat diproduksi
baik secara mekanis, cara semi mekanis dan secara manual dengan cetak
tangan.
- Pada umumnya mutu paving block
yang diproduksi dengan peralatan mekanis memiliki mutu yang tinggi.
- Bahan-bahan dicampur dalam
perbandingan tertentu sesuai dengan peruntukan dan mutu yang direncanakan,
kemudian dicetak dan dipadatkan dengan getaran.
- Setelah dibuka dari cetakannya
disimpan pada tempat yang terlindung dari panas matahari langsung dan
hembusan angin yang berlebihan.
- Supaya hasilnya lebih baik
dilakukan perawatan seperti beton dengan penyiraman secara teratur.
Setelah mencapai umur 28 hari paving block dapat diuji mutunya dan siap
untuk dipasarkan.
- Dari hasil penelitian yang
menggunakan limbah kapur soda 1 : 4 terhadap volume diperoleh kuat tekan
214 kg/cm2 termasuk mutu III (Abdurachim A, 1993).
- Penelitian lain menunjukkan
penambahan abu terbang sebagai bahan substitusi pengganti semen sangat
memuaskan yaitu : sebesar 30% dari berat semen untuk mutu I (400 kg/cm2),
untuk mutu II (300 kg/cm2) sebesar 40% dan untuk mutu III (200 kg/cm2)
mencapai 50% dari berat
semen (Andriati AH dkk, 1990; Abdurachim A. dkk, 1993).
semen (Andriati AH dkk, 1990; Abdurachim A. dkk, 1993).
CARA MEMBUAT PUPUK NPK SENDIRI
Salam Pertanian !! Maspary selalu mengajak kepada para rekan-rekan petani untuk selalu belajar hidup mandiri. Selalu belajar mencari bahan disekitar kita untuk mendukung kegiatan pertanian yang sedang kita lakukan. Selalu mencari solusi termurah dan termudah terhadap saprodi yang kita perlukan. Oleh karena itu Gerbang Pertanian kali ini akan mengulas sedikit cara membuat NPK sendiri.
Kita ketahui bersama selain pupuk NPK harganya mahal apalagi yang tidak bersubsidi (NPK Mutiara, NPK BASF dan NPK Hydro), juga terkadan NPK bersubsidi kalau sedang kita butuhkan sulit didapatkan dikios-kios. Yah……. namanya barang bersubsidi, kadangkala dijadikan sebagai bahan permainan para pedagang. Walaupun terkadang sangat merugikan petani (barang langka dan harga diatas HET).
Artikel cara membuat pupuk NPK sendiri yang akan saya sampaikan merupakan cara menghitung/ mengkombinasi pupuk Urea, SP36 dan KCl sehingga mempunyai kandungan NPK sesuai dengan yang kita inginkan. Pupuk NPK di pasaran mempunyai kandungan berbagai macam, 15:15:15 (NPK Ponska ), 16:16:16 (NPK Mutiara), 20:10:10 (NPK Pelangi) dan lain sebagainya.
Cara membuat pupuk NPK sendiri:
- Kita tentukan dulu kandungan pupuk NPK yang akan kita buat. Untuk lebih mempermudah penjelasan kita contohkan akan membuat pupuk NPK sendiri dengan kandungan 20:15:10.
- Hitung kebutuhan pupuk NPK yang akan kita buat. Misalnya kita akan membuat 200 Kg pupuk NPK dengan kandungan 20:15:10.
- Kita hitung jumlah masing-masing unsur hara yang kita butuhkan. Unsur N : 20% X 200 = 40 kg. Unsur P : 15% X 200 = 30 Kg. Unsur K : 10% X 200 = 20 Kg.
- Kita konversikan kebutuhan masing-masing unsur hara dengan pupuk tunggal yang telah kita persiapkan (Urea, SP36 dan KCl). Kandungan N dalam urea adalah 54% maka untuk mendapatkan N 40 Kg maka kita butuh Urea (100 : 54) X 40 = 74 Kg Urea. Untuk mendapatkan unsur P 30 Kg kita butuh SP36 (100 : 36) X 30 = 83,3 Kg SP36. Sedangkan kebutuhan unsur K sebesar 20 Kg akan kita perolaeh dari KCl (100 : 45) X 20 = 44,4 Kg.
- Oleh karena itu NPK dengan komposisi 20 : 15 : 10 sebanyak 200 Kg setara dengan Urea 74 Kg + SP36 83,3 Kg + KCl 44,4 Kg.
Contoh pembuatan NPK lain :
Untuk membuat Pupuk yang setara dengan 50 Kg NPK Ponska (15 : 15 : 15) maka kita butuh :
Urea : ((15 : 100) X 50 Kg) X (100 : 54) = 13,8 Kg Urea
SP36 : ((15 : 100) X 50 Kg) X (100 : 36) = 20,8 Kg SP36
KCl : ((15 : 100) X 50 Kg) X (100 : 45) = 16,66 Kg KCl
Saya kira harga 50 Kg NPK Ponska akan lebih mahal jika dibanding dengan kombinasi 13,8 Kg Urea, 20,8 Kg Sp 36 dan 16,66 Kg KCl. Selamat mencoba !
Semoga artikel dari maspary yang berjudul Cara Membuat Pupuk NPK Sediri ini bisa bermanfaat bagi pembaca semua. (maspary).
Sumber : www.gerbangpertanian.com
Langganan:
Postingan (Atom)






